PMII Bangkalan Menyesalkan Pembangunan Pabrik Semen Indonesia di Bukit Gendeng



Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Bangkalan sangat menyesalkan atas tindakan yang memaksakan ingin membangun pabrik Semen Indonesia di Bukit Gendeng (minggu,26/03/2017).

Bidang ekternal Pengurus Cabang PMII Kab. Bangkalan dalam diskusi yang dilakukan pada forum sekolah politik kerakyatan di Probolinggo yang diikuti bidang ekternal pengurus Cabang PMII se-Jawa Timur sangat menyesalkan akan tindakan yang dipaksakan untuk mendirikan pabrik semen di Bukit Gendeng, rembang Jawa Tengah.

Menurut Syahril abdillah selaku ketua II PC.PMII Bangkalan saat menyampaikan closing statmen, ia dengan tegas menyatakan bahwa pembangunan atas pabrik Semen Indonesia di Bukit Gendeng itu adalah sebuah tindakan yang dipaksakan, sehingga menimbulkan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh ibu patmi dan kawan kawannya dan ahirnya beliaupun harus mengecor kakinya deengan semen sebagai bentuk pembelaan terhadap bukit gendeng yang ia yakini sebagai anugrah tuhan yang harus dijaga dan dirawat.

Selain itu, tindakan ibu patmi adalah sebuah kecintaan luar biasa kepada alam dan kekayaan alam Indonesia, dimana letak kepedulian dan perhatian negara kepada rakyatnya. jangan jadikan rakyat sebagai alat pemuas nafsu kaum kapitalis yang hanya mementingkan kekayaan dirinya sendiri tanpa bisa memakmurkan rakyat indonesia sesuai amanat uud 1945 pasal 33 ayat 5.

Syakroni yg juga bergerak dibidang ekternal PC PMII Bangkalan dengan lantang mengatakan dengan lantang bahwa tindakan atas membangun pabrik semen tersebut adalah sebuah pemaksaan dan merampas hak hak rakyat nantinya, berapa banyak korban yang akan ditimbukan akibat pembangunan yang penuh konflik tersebut. jangan hanya diam dan meratapi ketika rakyat indonesia di tindas dan dirampas haknya. 

Afif selaku ketua III hanya bisa berdoa semoga hal ini tidak berkelanjutan bagi bangsa indonesia menjadi cengraman orang orang yang tidak bisa mensejahterakan rakyat, apalagi kasus gendeng ini adalah langsung bersentuhan dengan rakyat. afif mengakhiri closing stetmen dengan mendoakan ibu patmi yang telah berjuang membela tanah kelahirannya.


Penulis : Syahril
Editor : @CatatanLuka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bentengi Ancaman Radikalisme PMII Bangkalan Gelar Gerakan PMII Mengaji

Prihatin Kondisi Bangkalan, Aktivis PMII Demo Bupati

Muspimcab PMII Bangkalan Diharap Membentuk Sistem Yang Baik